|
|
Selesai
Mei 14, 2012 1:45 AM WIB
Stadio Olimpico — Roma
Wasit: A. Damato
Jumlah Penonton: 50000
Mei 14, 2012 1:45 AM WIB
Stadio Olimpico — Roma
Wasit: A. Damato
Jumlah Penonton: 50000
Terbaik Pertandingan
Akan Segera Diumumkan
Antonio Candreva
Lazio
Lazio
Inter Milan Telan Pil Pahit Di Laga Penutup
Mimpi Inter Milan manggung di Liga Champions kandas di tangan Lazio yang membekuk mereka di laga penutup Serie A.
Dewi Agreniawati
Getty Images
Andrea Stramaccioini gagal memberikan kado manis untuk Inter Milan di pertandingan penutup Serie A Italia. Kalah 3-1 dari Lazio, Minggu (13/5) malam, membuat La Beneamata terlempar dari zona Liga Champions. Satu-satunya peluang Inter ke Eropa adalah berlaga di Liga Europa melalui kualifikasi yang akan dimulai 2 Agustus mendatang.
Padahal sebelumnya, Inter optimistis bisa melangkahi Napoli, Lazio dan Udinese dalam persaingan satu tiket kualifikasi Liga Champions di laga terakhir. Sayang, gol pembuka Diego Milito di babak pertama ternyata malah melecut semangat Biancocelesti.
Tiga gol berhasil dilesakkan tim besutan Edoardo Reja sepanjang babak kedua, masing-masing oleh Libor Kozak, Antonio Candreva dan Stefano Mauri. Dengan tambahan tiga angka, Biancoclesti mengakhisi musim di posisi keempat dengan nilai 62, defisit dua angka dari Udinese yang menggebuk Siena.
Sementara Inter tak beranjak dari peringkat enam dengan koleksi 58 angka atau selisih tiga poin dari Napoli yang menempati zona terakhir Liga Europa.
Sama-sama menargetkan kemenangan, kedua tim tampil menyerang sejak menit awal. Lazio mendapat peluang lebih dulu di menit kelima lewat tendangan kaki kanan Stefano Mauri yang diblok Luca Castellazi. Biancocelesti terus menyerang hingga pertengahan babak pertama, sementara Inter mengandalkan serangan balik.
Tapi, justru La Beneamata yang lebih dulu mencuri gol. Cristian Ledesma melakukan pelanggaran di area terlarang dan Milito yang menjadi eksekutor sukses membuat publik tuan rumah tertegun, beberapa saat jelang turun minum.
Di babak kedua, Lazio justru tak membuat Inter tampil dengan nyaman. Tim Biru Langit itu terus menggempur pertahanan La Beneamata demi bisa mengejar ketinggalan.
Tepat di menit ke-58, publik tuan rumah akhirnya bersorak. Tandukan Kozak dari jarak dekat setelah menerima umpan Cristian Ledesma dari sepak pojok gagal ditepis Castellazzi. Lima menit kemudian, Lazio berbalik unggul lewat aksi Candreva yang meneruskan umpan Senand Lulic.
Inter nyaris menyamakan kedudukan di sisa 10 menit pertandingan, tapi umpan Javier Zanetti kepada Giampaolo Pazzini gagal membuahkan hasil. Tendangan Pazzini masih bisa disapu Giuseppe Biava yang berada di area penalti.
Nerazzurri terus menyerang, tapi melupakan pertahanan yang berhasil dimanfaatkan Lazio untuk mencetak gol ketiga. Mauri sukses memperdayai Castellazzi setelah melakukan kerja sama apik dengan Kozak.
Padahal sebelumnya, Inter optimistis bisa melangkahi Napoli, Lazio dan Udinese dalam persaingan satu tiket kualifikasi Liga Champions di laga terakhir. Sayang, gol pembuka Diego Milito di babak pertama ternyata malah melecut semangat Biancocelesti.
Tiga gol berhasil dilesakkan tim besutan Edoardo Reja sepanjang babak kedua, masing-masing oleh Libor Kozak, Antonio Candreva dan Stefano Mauri. Dengan tambahan tiga angka, Biancoclesti mengakhisi musim di posisi keempat dengan nilai 62, defisit dua angka dari Udinese yang menggebuk Siena.
Sementara Inter tak beranjak dari peringkat enam dengan koleksi 58 angka atau selisih tiga poin dari Napoli yang menempati zona terakhir Liga Europa.
Sama-sama menargetkan kemenangan, kedua tim tampil menyerang sejak menit awal. Lazio mendapat peluang lebih dulu di menit kelima lewat tendangan kaki kanan Stefano Mauri yang diblok Luca Castellazi. Biancocelesti terus menyerang hingga pertengahan babak pertama, sementara Inter mengandalkan serangan balik.
Tapi, justru La Beneamata yang lebih dulu mencuri gol. Cristian Ledesma melakukan pelanggaran di area terlarang dan Milito yang menjadi eksekutor sukses membuat publik tuan rumah tertegun, beberapa saat jelang turun minum.
Di babak kedua, Lazio justru tak membuat Inter tampil dengan nyaman. Tim Biru Langit itu terus menggempur pertahanan La Beneamata demi bisa mengejar ketinggalan.
Tepat di menit ke-58, publik tuan rumah akhirnya bersorak. Tandukan Kozak dari jarak dekat setelah menerima umpan Cristian Ledesma dari sepak pojok gagal ditepis Castellazzi. Lima menit kemudian, Lazio berbalik unggul lewat aksi Candreva yang meneruskan umpan Senand Lulic.
Inter nyaris menyamakan kedudukan di sisa 10 menit pertandingan, tapi umpan Javier Zanetti kepada Giampaolo Pazzini gagal membuahkan hasil. Tendangan Pazzini masih bisa disapu Giuseppe Biava yang berada di area penalti.
Nerazzurri terus menyerang, tapi melupakan pertahanan yang berhasil dimanfaatkan Lazio untuk mencetak gol ketiga. Mauri sukses memperdayai Castellazzi setelah melakukan kerja sama apik dengan Kozak.
Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.
Gol
Gol Bunuh Diri
Penalti
Penalti Gagal
Kartu Kuning
Assist
Penyelamatan Penalti
Gol Adu Penalti
Adu Penalti Gagal
Kartu Kuning Kedua
Kartu Merah
Pergantian MASUK
Pergantian KELUAR
Cedera
Penilaian GOAL.com
Terbaik Versi GOAL.com
Terburuk Versi GOAL.com
Ranking Global Terbaik & Terburuk
Terbaik Versi Fans
Terburuk Versi Fans
Info Hasil
Waktu Dalam WIB
Berlangsung
Berakhir
scheduled
Ditiadakan
Dibatalkan
Ditunda
Berita Pertandingan
Pencetak Gol Terbanyak
| Pemain | Gol | Penalti | |
|---|---|---|---|
|
|
Edinson Cavani Striker Napoli |
28 | 7 |
|
|
Antonio Di Natale Striker Udinese |
22 | 4 |
|
|
Pablo Daniel Osvaldo Striker AS Roma |
16 | 2 |
|
|
Stephan El Shaarawy Gelandang AC Milan |
16 | 0 |
|
|
Germán Denis Striker Atalanta |
15 | 5 |
