|
|
Februari 16, 2012 2:45 AM WIB
Stadio Giuseppe Meazza — Milano
Wasit: V. Kassai
Jumlah Penonton: 64462
Ini bukan malam yang santai bagi Christian Abbiati, tapi satu-satunya penyelamatan gemilangnya adalah ketika memblok tembakan keras Robin van Persie.
Tenang dan sangat diandalkan di jantung pertahanan, dan tidak terganggu ketika Thierry Henry masuk di babak kedua.
Tidak terlalu kerja keras akibat tidak hadirnya real wing di kubu Arsenal, yang membuatnya sepenuhnya bisa mendukung serangan.
Thiago Silva tanpa kesulitan mengatasi ancaman Robin van Persie dengan kekuatan fisik, dan kemampuannya mengomandani lini belakang.
Secepat mungkin bisa memperlihatkan mampu mengatasi ancaman Theo Walcott, dan lebih banya menghabiskan waktu mendukung sreangan dari sayap kiri.
Inilah master lapangan tengah Milan. Jarang kehilangan bola dan piawai meredam sernagan berbahaya Arsenal.
Ditarik keluar setelah bermain 12 menit, akibat cedera.
Sangat menikmati ruang lebar di sisi tengah, dan memanfaatkannya dengan baik. Ia mengirim umpan ke Boateng untuk menjadi gol pembuka, dan nyaris membuka skor lewat tembakan jarak jauh.
Asset terpenting yang dimiliki Boateng adalah kecepatan dan kekuatan. Ia menghibur fans Arsenal, karena kemampuan itu diperlihtakan di Italia, bukan di Inggris saat masih mengenakan kostum Tottenham.
Ia memberi pengaruh luar biasa di babak pertama; merancang gol kedua Milan, dan menciptakan ruang untuk Boateng berkreasi.
Awalnya dia agak boros memainkan bola. Setelah mencetak gol pertamanya, Robinho menjadi lebih eksplosif.
Membantu Milan menjaga ball possession, dan menutup kesempatan Arsenal melakukan serangan.
Dibanding rekan-rekannya yang telah berpengalaman, kehadiran Emanuelson tidak cukup membantu mengembangkan permainan. Namun energi dan kemampuan bergeraknya menciptakan ruang bagi Ibrahimovic untuk lebih menekan Arsenal.
Terlambat menggantikan Robinho
Hanya sedikit yang bisa dilakukannya untuk mencegah gol-gol Milan. Ia melakukan penyelamatan berani saat memotong umpan Antonini di babak pertama.
Secara umum dia memainkan bola dengan baik dan bertahan dengan solid, tapi tak punya kesempatan membantu serangan ketika Walcott berjuang sendirian.
Tak seperti biasanya dia bermain ceroboh. Dia beruntung wasit meniup bola saat dipermainkan Ibrahimovic. Koscielny susah payah menutup kesalahannya ketika Robinho mengambil bola dari kakinya di babak pertama.
Ditarik keluar akibat cedera. Padahal pemain Prancis ini cukup mampu mengatasi Ibrahimovic. Pengaruh Ibra baru muncul setelah dia keluar.
Ia tak lebih dari pelengkap. Gagal bertarung dengan Nocerino.
Menemukan banyak celah dibanding pemain Arsenal lainnya, tapi hanya memiliki sedikit cara untuk mendukung permainan. Secara reguler dia terlalu memaksa memberikan bola kepada Robin van Persie.
Tidak memberikan pengaruh apa pun di lini tengah Arsenal, karena Milan bermain lebih cerdas dengan formasi berlian.
Ia boleh saja hebat di Inggris, tapi belum bisa menjadi lebih baik dari Mark van Bommell saat menjadi gelandang bertahan. Ia hanya memberi dampak sedikit di babak kedua.
Terlalu sibuk menangani empat penyerang Milan, dan tidak bisa menghentikan umpan-umpan elegan Milan.
Terisolasi total, dan terkepung Thiago Silva, Van Bommel, dan Mexes, namun masih bisa melepas satu tembakan voli yang digagalkan Abbiati.
Mungkin kondisi lapangan yang buruk mempengaruhi penampilannya, tapi winger timnas Inggris ini tidak membuat masalah bagi Antonini. Performanya tidak efektif, dan sama sekali tidak mengancam Milan.
Ia telah bemain habis-habisan, tapi kesulitan mengatasi Ibrahimovic. Sering kebingungan, yang membuat Ibra mencetak gol keempat dari titik penalti.
Mungkin karena belum berpengalaman, tapi dia mulai mendekati kemungkinan mengambil alih peran Walcott. Sayang hanya punya sedikit kesempatan untuk mempengaruhi pertandingan.
Yang tersisa dari Henry adalah dongeng tentang kehebatannya di lini depan. Ia tidak lagi seeksplosif dulu, atau mungkin pemain belakang Milan tahu untuk tidak memberi ruang baginya.
| Turnamen | |
| Posisi | |
| Ranking |
| Urutan/Pemain | Posisi | Tim | Nilai |
|---|---|---|---|
| 1. Manuel Neuer | Kiper | Bayern München | 7.25 |
| 2. Lionel Messi | Striker | Barcelona | 7.20 |
| 3. Xavi | Gelandang | Barcelona | 6.90 |
| 4. Didier Drogba | Striker | Chelsea | 6.90 |
| 5. Massimo Ambrosini | Gelandang | AC Milan | 6.83 |
| 6. Mathieu Valbuena | Gelandang | Olympique de Marseille | 6.75 |
| 7. Petr Cech | Kiper | Chelsea | 6.75 |
| 8. Andrés Iniesta | Gelandang | Barcelona | 6.70 |
| 9. Steve Mandanda | Kiper | Olympique de Marseille | 6.67 |
| 10. Kevin-Prince Boateng | Gelandang | AC Milan | 6.67 |
| 11. Franck Ribéry | Gelandang | Bayern München | 6.67 |
| 12. Carles Puyol | Bek | Barcelona | 6.63 |
| 13. Christian Abbiati | Kiper | AC Milan | 6.63 |
| 14. John Terry | Bek | Chelsea | 6.63 |
| 15. Ramires | Gelandang | Chelsea | 6.60 |
| 16. Toni Kroos | Gelandang | Bayern München | 6.58 |
| 17. Philipp Lahm | Bek | Bayern München | 6.50 |
| 18. Cesc Fàbregas | Gelandang | Barcelona | 6.50 |
| 19. Ashley Cole | Bek | Chelsea | 6.50 |
| 20. Adriano | Gelandang | Barcelona | 6.50 |
| Pemain | Gol | Penalti | |
|---|---|---|---|
|
|
Lionel Messi
Striker Barcelona |
14 | 4 |
|
|
Mario Gomez
Striker Bayern |
13 | 0 |
|
|
Cristiano Ronaldo
Striker Real Madrid |
10 | 2 |
|
|
Karim Benzema
Striker Real Madrid |
7 | 0 |
|
|
Didier Drogba
Striker Chelsea |
6 | 0 |

